ZEROSHELL

Akhirnya gw ketemu Distro Linux yang satu ini, namanya Zeroshell.
Link Originalnya : http://www.zeroshell.net/eng/

Ada banyak fungsi yang bisa dijalankannya, antara lain … artikan sendiri ya …:-)

Spoiler for Fitur & Fungsi Zeroshell:

1.Load Balancing and Failover of multiple Internet connections;
2.UMTS/HSDPA connections by using 3G modems;
3.RADIUS server for providing secure authentication and automatic management of the encryption keys to the Wireless 802.11b, 802.11g and 802.11a networks supporting the 802.1x protocol in the EAP-TLS, EAP-TTLS and PEAP form or the less secure authentication of the client MAC Address; WPA with TKIP and WPA2 with CCMP (802.11i complaint) are supported too; the RADIUS server may also, depending on the username, group or MAC Address of the supplicant, allow the access on a preset 802.1Q VLAN;

dst …

utk lebih lengkap lihat disini … http://www.zeroshell.net/eng/

Langsung aja ….

Zeroshell gak perlu diinstall, bisa langsung dijalankan dalam beberapa mode :

1. Boot CD
2. Boot CD via VMWare
3. Boot pake Flashdish
4. Langsung Install di HD

Semua bisa di download dari : http://www.zeroshell.net/eng/download/

All Free alias Gratis …..

Setelah selesai di Download, Zeroshell bisa langsung di Burn ke CD atau di langsung di running pake Vmware (bagi yg download Zeroshell buat Vmware).

Gw sendiri menggunakan Boot CD karena praktis gak perlu melakukan apa-apa.

Yang perlu disiapkan adalah sebuah PC/ Laptop yang dedicated yang punya koneksi USB, yang akan dijadikan SERVER Zeroshell. Selain lebih mudah expand-nya, juga lebih flexible.
Lalu PC/ Laptop yang dijadikan client yang digunakan untuk konek internet.

Namun kalau tidak punya PC/ Laptop dedicated, bisa Intsall Vmware di atas Windows XP trus runing Zeroshell-nya diatas VMWare tsb, Cuma membutuhkan memory lebih besar, ya paling tidak 2 GB-lah …

Setelah persiapan selesai mari kita coba … santai aja jangan terburu-buru supaya gak bingung.

1. Pertama Boot-lah PC/ Laptop yang sudah disiapkan pake Zerroshell
2. Setelah muncul menu, pilihlah “Normal Startup”, biarkan Zerroshell booting terlebih dahulu. Sebaiknya semua koneksi seperti ADSL, WiFi serta 3G Modem langsung dikonek saja. Supaya ketika booting, Zeroshell langsung mengenali dan mengaktifkan driver-drivernya.
Spoiler for Startup Menu:

3. Setelah proses booting selesai, disebelah kanan atas akan terlihat IP web Zeroshell beserta User & Password-nya. Biasanya tertulis https://192.168.0.75. User : admin , pass : zeroshell

Spoiler for Command Menu:

4. Sampai disini sudah OK, tinggalkan bagian ini. Server sudah Ready, gak perlu melakukan apa-apa. Jadi yg gak bisa Linux, gak usah khawatir karena semua setting akan dilakukan via web base.
5. Kita beralih ke Laptop/ PC Client yang biasa kita gunakan untuk konek ke internet.
6. Lalu lakukan setting manual pada Internet Connection LAN (karena Fitur DHCP Server belum diaktifkan pada Zeroshell). Set IP LAN/ Ethernet Card PC/ Laptop client menjadi 192.168.0.74, submask 255.255.255.0, Gateway 191.168.0.75.
7. Lalu lakukan koneksi menggunakan kabel LAN dari PC/ Laptop Client ke PC/ Laptop Zeroshell yang sudah ready.
8. Setelah itu open Internet Browser, kosongkan semua proxy yang aktif.
9. Lalu bukalah http://192.168.0.75 untuk mengakses Zeroshell secara GUI dari PC/ Laptop Client.
10. Setelah muncul kolom User & Password, isilah sesuai dengan point nomor 3.
11. Selamat … Anda telah masuk ke menu komplit Zeroshell, selanjutnya tinggal melakukan settingan terhadap koneksi internet.
12. Yang perlu diingat adalah tidak semua menu harus dilakukan penyetingan, cukup menu-menu yg utama saja. Karena bisa jadi menu-menu lain akan bikin bingung serta membuat koneksi jadi tidak berjalan lancar..
13. Berikut ini adalah urutan menu yang WAJIB dilakukan penyetingan, supaya lebih cepat ikuti urutan menu dan lihat screen capture.

a. Setelah selesai login loe akan melihat ada banyak menu disisi kiri, pertama kali yang kita masuki adalah menu SETUP. Lalu masuk kemenu Network, disitu akan ditemukan menu semua jenis koneksi termasuk 3G Modem
Spoiler for Setting Mobile Connection:

b. Selanjutnya masuk ke menu Router, cara settingnya lihat screen capture.

Spoiler for Router:

c. Lalu lakukan setting DHCP Server supaya kalau ada lebih dari 1 PC/ Laptop Client yang akan melakukan koneksi pake Switch tidak perlua melakukan setting IP secara manul. Setelah DHCP Server aktif, settingan IP yg dilakukan secara manual seperti pada point. 6 sudah dapat dikembalikan ke mode automatic.

Spoiler for Setting DHCP Server:

d. Menu Netbalancer, disini akan terlihat koneksi yang aktif serta yang digunakan. Disini bisa dilakukan monitoring terhadap Loadbalancer serta Failover.

Spoiler for Active Connection:

e. Selanjutnya perlu dilakukan setting terhadap Loadbalancing Rules, supaya Loadbalancer-nya berjalan dengan sempurna.

Spoiler for Loadbalancer Rules:

f. Setelah itu untuk melakukan pengetesan terhadap koneksi yg sudah aktif, bisa masuk kemenu Utilities.

Spoiler for Connection Test:

g. Untuk statistiknya bisa dilihat seperti creen capture.

Spoiler for Netbalancer Statistik:

h. Jangan lupa lakukan “Save” terhadap semua settingan dan create Profile lewat menu SETUP, supaya kalau nanti Server Restart gak repot lagi melakukan settingan dari awal, cukup restore profile yg sudah di create.

Hasilnya ….

Spoiler for Netbalancer pake 2 kartu Flash yang sudah kena cekik Densus 64:

Selamat Mencoba !!!

source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2555143
FB Group : http://www.facebook.com/group.php?gid=305043310939

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: